BeritaPodcast

Mudahkan Peziarah Luar Kota, Disbudpora Ciamis Segera Pasang Penanda di Situs Buyut Bangun Tapa

Tingginya antusiasme peziarah dari luar kota menuju Situs Buyut Bangun Tapa mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis memastikan akan segera memasang penanda lokasi di sekitar area situs tersebut untuk memudahkan akses pengunjung.

Hal itu ditegaskan oleh Kepala Disbudpora Ciamis, Dian Budiana, usai menghadiri acara Nadran Mapag Ramadhan di Situs Buyut Bangun Tapa, Desa Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Minggu (15/02/2026).

Pemasangan penanda ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi Pemerintah Desa Baregbeg.

Apresiasi Budaya: “Jangan Kalah oleh Rumah Makan”

Dian Budiana mengungkapkan bahwa penanda lokasi seperti banner atau plang sangat krusial agar peziarah tahu lokasi persis situs tersebut. Dengan nada seloroh, ia menekankan pentingnya visibilitas situs sejarah di ruang publik.

“Jangan kalah oleh rumah makan; seratus meter sebelum lokasinya saja sudah dipasang plang. Maka, kami akan memasang penanda sebagai apresiasi atas keberadaan situs ini dan kegiatan budaya masyarakat,” ujar Dian di sela sambutannya.

Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan Pemkab Ciamis terhadap kegiatan Nadran Mapag Ramadhan yang rutin dihelat oleh pemerintah desa bersama para budayawan dan alim ulama setempat.

Regenerasi Juru Pelihara demi Kelestarian Situs

Selain membahas infrastruktur penanda, dalam kesempatan tersebut Dian juga menyaksikan langsung prosesi pergantian Juru Pelihara (Jupel) Situs Buyut Bangun Tapa. Pergantian ini dilakukan karena Jupel sebelumnya sedang mengalami sakit.

Dian berharap Jupel yang baru dapat menjalankan peran ganda: tidak hanya merawat area situs secara fisik, tetapi juga menjadi pemandu (guide) bagi para peziarah, baik yang datang dari lokal Ciamis maupun mancanegara.

“Jupel baru diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan dan memberikan informasi sejarah kepada pengunjung agar situs ini terus terpelihara,” tambahnya.

Harapan Desa Baregbeg: Cegah Peziarah Tersesat

Kepala Desa Baregbeg, Owoy, menyambut baik langkah cepat Disbudpora. Meskipun rencana awal adalah membangun tugu permanen, ia menyadari adanya keterbatasan anggaran dan mengapresiasi solusi pemasangan plang atau banner sebagai langkah awal.

“Kebutuhan penanda ini sangat mendesak supaya peziarah luar kota tidak tersesat. Kami sangat mengapresiasi respons cepat dari Pak Kadis,” ungkap Owoy.

Senada dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat setempat, Khoer, menilai langkah Disbudpora ini sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap kelestarian budaya bangsa yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

Back to top button

Eksplorasi konten lain dari Reportasee.com™

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca